Sosialisasi PPDB Pendidikan Dasar 2020 Tahap 2

MALANG- Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur afirmasi, prestasi dan kepindahan orang tua telah usai pada Rabu, (27/5)  dengan beberapaa catatan permasalahan yang harus segera ditangani  agar tidak terulang kembali. Pada acara pembukaan, tim teknis PPDB Dikbud Kota Malang menyampaikan temuan penggelembungan jumlah siswa yang lolos seleksi dan masalah server yang lemot. Diduga ada oknum yang mencoba menghack sehingga tim teknis dan koordinator PPDB Dikbud Kota Malang  merasa perlu untuk melaporkan ke kepolisian karena ini menyangkut pidana. ”Kami sudah melaporkan ke Bareskrim Polresta Malang dan ke Komisi D DPRD Kota Malang, mengenai kasus ini. Karena termasuk pidana,” kata Bpk. Totok Kasianto Sekretaris Dikbud Kota Malang.

Dengan tujuan agar proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur zonasi di Pendidikan Dasar Kota Malang dapat dilaksanakan dengan lancar,  Dikbud Kota Malang pada Jum’at, (29/5)  mengundang Kepala SMP Negeri, MKKS SMP, K3S SD, Pengawas SD, Pengawas SMP dan perwakilan operator 5 orang tiap kecamatan bertempat di aula Dikbud Jl. Veteran 19 Malang, untuk sosialisasi sekaligus mendengar masukan-masukan dan evaluasi dari para peserta.

Dalam pertemuan tersebut dievaluasi beberapa temuan pada pelaksanaan PPDB sebelumnya. Bpk. Totok Kasianto memberikan contoh permasalahan yang sudah terjadi. Diantaranya, seorang pendaftar alamat rumah dekat SMPN 20 Malang, dan telah menempati rumah tersebut sepuluh tahun lebih. Karena baru saja ada penambahan jumlah anggota keluarga, usia KK tertulis delapan bulan. “Untuk mengatasi hal tersebut sekolah tidak perlu risau. Nanti di aplikasi akan muncul notifikasi ‘Kurang dari satu tahun’. Selanjutnya orang tua/ pendaftar agar diarahkan mengurus Surat Keterangan ke Dispendukcapil. Dari Dispendukcapil Surat keterangan diserahkan ke Dikbud untuk diproses lebih lanjut oleh tim teknis,” jelasnya.

Sementara itu, Mas Nanda nara sumber dari Kominfo menjelaskan untuk meminimalisir website pendaftaran dihack oleh orang yang tidak bertanggungjawab, server sudah dilapisi dengan pengamanan 3 ring. “Operator sekolah bekerja saja dengan cermat sesuai dengan sistematika langkah-langkah pendaftaran yang harus dilakukan,” pintanya.

Menurut Mas Nanda langkah-langkah tersebut sebagai berikut: Pertama, operator membuka link operator-ppdb.disdikmalang.id, Login menggunakan username : NPSN sekolah dan Password : NPSN sekolah.  Terdapat lima   menu pada website, yaitu:  1. Data Sekolah  2. Data Pendaftar  3. Hasil Tahap 1  4. Log Aktifitas  5. Data Operator 6. Laporan. Kedua’  operator sekolah memasukan data akta kelahiran dan KK pada website yang beralamatkan demo-ppdb.malangkota.go.id. Data awal yang dibutuhkan NIK dan Nomor KK. Untuk kegiatan ini pendaftar/ orang tua bisa minta tolong operator sekolah maupun secara mandiri. Pendaftaran  dibuka mulai tanggal 2 – 4 Juni  2020 pada jam kerja.  Ketiga, sebagai bukti telah mendaftar,  orang tua akan mendapatkan print out pendaftaran. Print out ini, juga dapat digunakan untuk login siswa selanjutnya.

Pada sesi penutupan, Bpk Totok Kasianto menghimbau kepada yang hadir agar melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya  menerapkan prinsip transparan. Juga tak lupa “Peran serta para Pengawas SD dan Pengawas SMP agar terus menerus memantau kesiapan dan pelaksanaan PPDB di sekolah binaan masing-masing,” harapnya. (JPR)

Leave a Reply