SAMBUT TAHUN AJARAN 2022/2023 K3S DAN PENGAWAS SD LOWOKWARU GELAR LOKAKARYA IKM

PENGAWAS SD – Salah satu dampak dari Pandemi Covid-19 bagi Dunia Pendidikan adalah Learning loss. Learning loss merupakan hilangnya pengetahuan dan kemampuan siswa yang bisa dilihat dari menurunnya capaian hasil belajar. Learning loss ini dipengaruhi berbagai faktor. Salah satu faktor penyebab learning loss adalah faktor situasional.

Di masa pandemi, pembelajaran berubah dari tatap muka langsung menjadi pembelajaran jarak jauh (PJJ). PJJ ini memberikan tantangan tersendiri bagi siswa dan orang tua seperti menyediakan ponsel pintar dan kuota data, namun sayangnya tidak semua orang tua dan siswa bisa mengakses ini. Akibatnya, banyak dari mereka terpaksa putus sekolah demi membantu ekonomi keluarga. Sebagai salah satu opsi pemulihan pembelajaran akibat learning loss, Kemdikbudristek menawarkan Kurikulum merdeka yang sebelumnya dikenal dengan kurikulum prototipe atau kurikulum dengan paradigma baru.

Untuk mensosialisasikan Kurikulum Merdeka tersebut, K3S Lowokwaru dan Pengawas SD  menggelar Lokakarya Implementasi Kurikulum  Merdeka bagi Kepala Sekolah, Senin- Selasa 20-21 Juni, Guru kelas 1, Selasa-Rabu 28-29 Juni dan Guru kelas 4 Kamis-Jum’at 30-31 Juni. Kegiatan ini dilaksanakan di Hotel Sahid Montana Jl. Kahuripan Kota Malang  dengan narasumber Pengawas SD dan Dr. Suhardini Nurhayati Kepala SD Insan Amanah.

Dalam sambutannya, Drs. Sujianto, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang menyampaikan bahwa  pelaksanan lokakarya ini diharapkan mampu memberi pengetahuan yang lebih terhadap bapak ibu guru dalam menghadapi kurikulum merdeka pada tahun ajaran baru mendatang, sehingga dalam pelaksanaannya nanti bisa mengoptimalkan pembelajaran kepada peserta didik menggunakan kurikulum baru. Selain itu, “Sekolah yang tidak dalam kategori sekolah penggerak diberi kesempatan mengembangkan Kurikulum Merdeka secara mandiri dengan tiga pilihan, mandiri belajar, mandiri berubah dan mandiri  berbagi,” tambahnya.

Sementara itu Drs. Didik Siswanto Pengawas Lowokwaru dalam materinya diantaranya menerangkan langkah menghadapi kurikulum merdeka bagi guru, yaitu: 1) memahami garis besar kurikulum merdeka, 2) memahami pembelajaran dan asessment, 3) memahami pengembangan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) dan 4) memahami pengembangan projek penguatan profil pelajar pancasila.

Ketika ditanya mengenai tujuan lokakarya, Ketua K3S Lowokwaru Drs. Edy Rianto menjelaskan, “Lokakarya  Implementasi Kurikulum Merdeka ini  bertujuan mempersiapkan para guru dan kepala sekolah untuk menghadapi kurikulum merdeka, dimana kurikulum ini akan dijadikan kurikulum nasional pada tahun ajaran baru mendatang.”  

Nara sumber Dr. Suhardini Nurhayati menyampaikan materi lengkap mengenai kurikulum merdeka,  mulai dari latar belakang keberadaan kurikulum merdeka, penyusunan KOSP, pembelajaran intrakurikuler, analisis CP, penyusunan TP, ATP dan Modul Ajar (MA). Juga diperdalam pemahaman mengenai pembelajaran Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (5P).

Saat berita ini ditulis, kegiatan Lokakarya Implementasi Kurikulum Merdeka masih sedang berlangsung.

Penulis : Jupri, M.Pd. (Pengawas SD Kec. Lowokwaru)

Leave a Reply