Disdikbud bersama Pengawas Sosialisasi Penulisan Ijazah

PENGAWAS SD – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang menggelar Sosialisasi Pengisian Blangko Ijazah SD Tahun Pelajaran 2021/2022, Jum’at (24/6/2022) di Aula VIP Disdikbud Kota Malang.

Sosialisasi kali ini menghadirkan Ketua K3S pada tiap kecamatan dan seluruh Pengawas Kota Malang.

Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Malang, Dodik Teguh Pribadi menjelaskan bahwa juknis penulisan ijazah sudah diatur dalam Persesjen Kemendikbudristek No. 1 Tahun 2022. Dalam slide pemaparan disampaikan tiga hal:

“Lima belas  hari kedepan ijazah harus sudah diberikan ke siswa, tidak ada alasan ijazah ditahan semisal karena belum mengembalikan buku masih ada tunggakan dan sebagainya. Harus berhati-hati dalam menulisnya. Gunakan tinta hitam yang tidak luntur, karena ijazah ini akan melekat sepanjang hidup pemiliknya,” ucap Dodik. “Demikian juga dengan foto, diharap dicetak di studio bukan di penyedia cetak di jalanan,” imbuhnya.

Selanjutnya disampaikan bahwa untuk penulisan nama sekolah harus sesuai dengan nomenklatur. Sebagai dasarnya yakni dari Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) yang sudah disinkronkan pada rekening BOS sekolah.

Dalam sesi tanya jawab, ada beberapa pertanyaan antara lain bagaimana dengan ijazah siswa inklusi, tempat tanggal lahir siswa, nama orang tua yang tertulis anak seorang ibu dan penulisan nama kepala sekolah.

Menanggapi pertanyaan tersebut Dodik menjelaskan bahwa siswa inklusi memperoleh ijazah yang sama, sedangkan tempat tanggal lahir sesuaikan dengan akte, nama orang tua meskipun tertulis dari seorang ibu, ya ditulis demikian, tetap ditulis sesuai akte. “Jadi kesimpulannya dasar penulisan adalah akte kelahiran,” tandasnya.  Sedangkan nama kepala sekolah tidak huruf kapital, yang huruf kapital hanya nama siswa. Pada nilai ujian sekolah ditulis dalam skala 0-100 dengan pemblatan dua angka di belakang koma.(Jupri)

Leave a Reply